Rabu, 27 Maret 2013

PENCIPTAAN LANGIT DAN BUMI DALAM ALKITAB

Begitu bangganya para umat kristiani yang rajin ke gereja akan isi alkitab, yang mereka yakini merupakan firman Tuhan dan dituliskan atas bimbingan Roh Kudus. Para jemaat sangat yakin akan kebenaran ayat-ayat alkitab 100 %. Umat kristen yang percaya, bahkan yakin bahwa alkitab sesuai dengan sains / ilmu pengetahuan modern. Tidak ada ayat alkitab yang bertentangan dengan sain/ilmu pengetahuan modern.

Mari kita baca dan kaji beberapa ayat alkitab yang diyakini sebagai firman Tuhan yang membahas mengenai teori penciptaan langit, bumi, matahari, bulan, bintang, siang dan malam.  Ada beberapa teori ilmiah dalam ayat-ayat 
Alkitab yang secara tegas bertentangan dengan ilmu pengetahuan (sains) modern. Pertentangan ini membuktikan bahwa Alkitab sama sekali bukan firman Allah, tetapi merupakan karya tulis tangan-tangan jahil pada masa lampau. 

Mari kita baca alkitab,  KITAB KEJADIAN: Penciptaan siang dan matahari. 

1:1. Pada mulanya Ellohim menciptakan langit dan bumi. 
1:2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.
1:3. Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. 
1:4 Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. 
1:5 Dan Allah menamai
terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.  

AYAT2 DI ATAS BERBICARA TENTANG PENCIPTAAN di HARI PERTAMA. BANDINGKAN DENGAN PENCIPTAAN di HARI KEEMPAT BERIKUT INI:  

1:16 Maka Ellohim menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang
lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang. 
1:17 Ellohim menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi, 
1:18 dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Ellohim melihat bahwa semuanya itu baik. 
1:19 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah
hari keempat.   
Penjelasan:

setelah kita baca Alkitab, diketahui bahwa pada hari pertama, Ellohim (Tuhan) telah menciptakan siang dan malam. Ini sesuatu yang sangat aneh dan tidak bisa diterima secara ilmiah oleh sains modern, oleh karena Ellohim baru menciptakan matahari pada hari keempat.

Matahari dan bintang-bintang sebagai sumber cahaya, diciptakan pada hari keempat.
Sesuatu yang sangat tidak masuk akal, bahwa "siang dan malam" sudah ada sebelum matahari dan bintang-bintang diciptakan!  


Sebuah kitab suci yang seharusnya menjadi petunjuk dan pengetahuan bagi umat manusia, ternyata malah bertentangan dengan ilmu pengetahuan ilmiah.

Menurut sains modern, kejadian siang dan malam disebabkan oleh rotasi/berputarnya bumi pada porosnya terhadap matahari. Matahari yang terus-menerus bersinar menerangi sistem tata surya, menimbulkan terjadinya siang dan malam bukan saja terhadap bumi, tetapi juga terhadap planet-planet lainnya dalam sistem tata surya, berikut satelit-satelitnya (bulan dan semacamnya).  

Jadi, bukannya siang dan malam itu muncul secara tiba-tiba, tetapi ia muncul disebabkan oleh sinar matahari. Bagaimana ada siang dan malam, sedangkan matahari sebagai sumber cahaya belum diciptakan ?

Jika semua isi alkitab benar-benar berasal dari Tuhan, maka tidak akan terdapat kekeliruan tentang pengetahuan ilmiah yang terdapat di dalamnya.

Kitab suci yang berasal dari Tuhan, pastilah dapat memberi penjelasan yang sesuai tentang teori penciptaan langit dan bumi.
Maukah kita berpikir ?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar